Contoh :
User Permission Android:
Izin yang diberikan oleh pengguna ketika aplikasi di pasang pada smartphone agar fungsi di aplikasi dapat berjalan dengan baik.
Izin yang diberikan oleh pengguna ketika aplikasi di pasang pada smartphone agar fungsi di aplikasi dapat berjalan dengan baik.
Seperti:
ACCESS_FINE_LOCATION" izin yang di berikan untuk akses lokasi
GPS dengan tepat ,
ACCESS_COARSE_LOCATION izin yang di berikan untuk akses perkiraan
lokasi GPS,
ACCESS_COARSE_UPDATES izin yang di berikan untuk akses memperbaruhi
lokasi GPS,
ACCESS_NETWORK_STATE izin yang di berikan untuk akses infromasi jaringan,
CAMERA izin yang di berikan untuk akses kamera,
INTERNET izin yang di berikan untuk akses internet seperti
aplikasi yang kita buat butuh koneksi ke server (internet).
com.ad.yulita.www.permission.MAPS_RECEIVE izin yang di berikan
untuk akses MAPS yang disediakan oleh
google.
WRITE_EXTERNAL_STORAGE izin yang di berikan untuk akses penyimpanan
di smartphone seperti membuat file log atau memindahkan foto.
WAKE_LOCK izin yang di berikan untuk menjaga prosesor dari tidur atau layar tetap hidup.
VIBRATE izin yang di berikan agar smartphone bisa bergetar seperti notifikasi BBM yang diterima di smartphone akan bergetar, notifikasi tersebut dikirim dari server menggunakan Fungsi GCM (Google Cloud Messaging) adalah layanan gratis yang memungkinkan pengembang untuk mengirim pesan antara server dan aplikasi client (seperti notifikasi BBM atau Whatsapp).
READ_PHONE_STATE izin yang di berikan untuk akses informasi tentang Smartphone seperti nomor telephone , jaringan seluler, dan nomor kontak
com.ad.yulita.www.permission.C2D_MESSAGE izin yang di gunakan
untuk menerima pesan dari fungsi GCM
uses-permission-sdk-23 : digunakan untuk API Level 23 ke atas,
ini dapat berguna jika kita memperbaruhi aplikasi dan menyertakan fitur baru
dan membutukan hak akses tambahan.
uses-feature : digunakan untuk mendeklarasikan fitur yang digunakan oleh aplikasi seperti kamera
<uses-feature
android:name="android.hardware.camera"
android:required="false" />
<uses-feature android:name="android.hardware.camera.autofocus" />
android:name="android.hardware.camera"
android:required="false" />
<uses-feature android:name="android.hardware.camera.autofocus" />
<uses-feature android:glEsVersion /> : adalah kumpulan
standard API (Application Programming Interface) yang menghubungkan software
dengan hardware grafis untuk menampilkan gambar 2D dan 3D. Intinya OpenGL
itu adalah kumpulan library untuk mengakses hardware (GL= graphical library).
Activity : adalah kelas yang dapat digunakan
pengguna, satu kelas activity
mempunyai UI (User Interface) sendiri
dan semua activity harus di deklarasikan di Android Manifest.xml
<activity
android:name=".List"
android:configChanges="orientation"
android:label="@string/app_name"
android:screenOrientation="portrait" />
android:name=".List"
android:configChanges="orientation"
android:label="@string/app_name"
android:screenOrientation="portrait" />
android:name=".List" : nama file
kelas acttivity List.java
android:configChanges="orientation"
android:screenOrientation="portrait" : tampilan dikunci dengan orientasi portrait jadi jika kita mengaktfikan
auto rotate di smartphone aplikasi akan tetap portrait.
android:label="@string/app_name" : penamaan label yang akan tampil pada judul atas aplikasi.
uses-library : digunakan untuk mendeklarasikan library yang
digunakan oleh aplikasi seperti library untuk peta
<uses-library
android:name="com.google.android.maps"
android:required="false" />
android:name="com.google.android.maps"
android:required="false" />
intent-filter : merupakan
objek pertukaran pesan yang bisa Anda gunakan untuk meminta aksi dari komponen lain.
Service : merupakan komponen yang melakukan operasi di belakang tanpa
menggunakan interface seperti
<service android:name=".gen.GcmIntentService"
/>
untuk menjalankan service GCM (Google
Cloud Messaging)
receiver : digunakan untuk menerima intent yang dikirm oleh sistem atau aplikasi lain,
bahkan ketika komponen lain dari aplikasi tidak berjalan.
No comments:
Post a Comment